Microsoft Buat Laboratorium Baru di Filipina

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: 12Desember2008

Di kota mana event besar beritanet selanjutnya diadakan?

  
  
  

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         

Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel Perusahaan besar, Microsoft, akan membangun laboratorium open source di Filipina. Microsoft, Filipina, dan Commission on Information and Communication Technology mengungkapkan pada Kamis (07/08) kemarin, bahwa laboratorium di National Computer Center (NCC), di Quezon City akan digunakan untuk pengambangan teknologi open source.

Laboratorium yang berpusat di Quezon City tersebut akan beroperasi sekitar bulan September. Laboratorium tersebut akan membuka mata siswa, professional muda, perusahaan dan grup komunitas user mengenai open source, sekaligus open source lintas platform. Menurut Director General NCC, Tim Diaz de Rivera, laboratorium open source ini sangat bermanfaat untuk industri, yang dapat memberi dukungan bagi professional IT dan membuat antusiasme mereka untuk mengeksplor teknologi inter-optibilitas ini. Hal ini juga dapat membangkitkan kreativitas dan imajinasi, untuk mengeksplor teknologi tanpa batas, tambahnya.

Selain di Filipina, Microsoft juga membuka laboratorium yang sama di Brazil. Laboratorium di Braxil akan digunakan untuk men-support teknologi ODF (Open Document Format) dan kolaborasi dengan grup open source non-profit. Microsoft juga memiliki LIL (Linux Interoperability Lab) dan sebuah OSSL (Open Source Software Lab) di Redmond, Washington.

Ken Wye Saw, VP Microsoft untuk Penjualan dan Marketing dari Microsoft Asia Pacific, menuturkan bahwa Microsoft telah membuat pengembangan produk lain, yang dapat mempengaruhi penjualan teknologi Microsoft, dan agar dapat bekerja dengan teknologi lainnya. Hal ini terkesan benar-benar inter-optibilitas karena teknologi lama dan baru yang saling berbeda telah bekerja bersama-sama untuk menampilkan fungsi yang krusial. (h_n)



Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Pasang Iklan : news  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker