Posted: 29 Juli 2009 09:53:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 1284 kali

Kondisi semakin memanas soal ‘perang’ antara Greenpeace dengan vendor PC ternama, Hewlett-Packard (HP). Setelah memberi rating perusahaan HP sangat rendah di Green Meter, Greenpeace kemudian membuat tanda besar di markas HP, Selasa (28/07) kemarin, walaupun pihak HP sudah berusaha meyakinkan Greenpeace untuk mengubah tindakannya. Pesan Greenpeace tersebut juga sudah disampaikan ke markas HP di Palo Alto, California, dimana kemudian pihak Greenpeace memanjat atap gedung dan melukis pesan dengan huruf besar bertuliskan "Hazardous Products", dengan menggunakan cat tangan tidak berbahaya. Pesan tersebut sangat besar hingga lebih dari 11,500 square feet, yakni ukuran 2.5 kali lipat halaman lapangan basketball.
Menurut Greenpeace, pihaknya melakukan hal tersebut karena HP telah melanggar janjinya untuk mengeliminasi bahan kimia berbahaya di produknya. Di awal tahun ini, HP menunda komitmennyadi tahun 2007 lalu untuk mengurangi substansi berbahaya di produknya, seperti brominated flame retardants (BFRs) dan plastic polyvinyl chloride (PVC). Penundaan tersebut berlangsung dari 2009 hingga 2011. Bahan PVC dan BFR merupakan racun berbahaya dan dapat menghasilkan dioxin ketika terbakar, suatu bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker.
Sementara itu, dari pihak HP sudah menyatakan bahwa produknya hanya menggunakan lebih sedikit kandungan bahan kimia BFR dan PVC, daripada product tahun sebelumnya. Mulai September, HP akan merilis notebook bebas kedua bahan kimia tersebut, dan di tahun 2010 semua produk PC HP akan bebas dari BFR dan PVC, dilanjut hingga akhir 2011 dan seterusnya, tambah pihak HP.
Selain HP, Greenpeace juga merating Dell dan Lenovo dengan tingkat penggunaan bahan kimia paling buruk, sedangkan Apple sebagai perusahan dengan eliminasi bahan kimia terbaik.(h_n)
Komentar Anda