Dell Siap Uji Coba dengan Google Chrome OS

  

Arsip

Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

       

Newsletter

Langganan newsletter:

Voting: maret2010

Menurut Anda, barang apa yang cocok dijual di toko online Beritanet.com?

       

Referensi IT

    
    

    

    
  • email Email kan kepada kawan anda
  • Tambahkan ke Yahoo! web Anda Tambahkan ke del.icio.us Digg berita atau artikel ini Tambahkan ke Furl Tambahkan ke Squidoo Tambahkan ke Technorati Tambahkan ke StumbleUpon Tambahkan ke Reddit Tambahkan ke Netscape Tambahkan ke Newsvine
    Kontak BeritaNET.com :
    Naskah : redaksi AT beritanet.com
    Iklan : iklan AT beritanet.com
    Lowongan : karir AT beritanet.com
    Kursus IT : kursus AT beritanet.com
    Beli Buku : buku AT beritanet.com
    Kerjasama : joint AT beritanet.com

Prakiraan Cuaca Besok

  sumber : http://bmg.go.id
         


Sesuaikan ukuran huruf: Perkecil font Perbesar font
foto berita artikel

Dell, mulai Jumat (10/7) lalu, mulai mempertimbangkan akan menguji coba system operasi Google Chrome, namun belum berkomitmen untuk mengaplikasikan system Linux di produknya. “Dell secara konstan memperbarui teknologi produknya sebagai usaha proses pengembangan dan pertimbangan untuk produk masa depan. “ ungkap juru bicara Dell, David Frink. Padahal Dell tidak masuk dalam list perusahaan pembuat PC yang support dengan system operasi Chrome OS dari Google. List Google tersebut terdiri dari Hewlett-Packard, Acer, Lenovo dan Asustek Computer, sementara Lenovo dan HP juga belum memberikan konfirmasinya untuk menggunakan OS ini.

Chrome OS diklaim Google sebagai system operasi berbasis Linux yang didesain untuk user yang senang dengan web, didesain untuk device seperti netbook, yang memiliki harga murah, dan didesain untuk menjalankan aplikasi dasar seperti browser web. Dell juga berencana akan menguji system operasi Android, yang didesain untuk kebanyakan smartphone dan device Internet mobile.

Sementara untuk Chrome OS juga diklaim Google bebas dari virus, malware, dan memiliki fitur update keamanan. Namun, hal tersebut dirasakan berbeda oleh ahli keamanan dari Websense EMEA, Carl Leonard. “Semua itu tergantung kepada penulis malware, kemana mereka akan mencari target dan profit mereka. Seperti yang diketahui, bahkan browser Chrome juga memiliki 12 kelemahan keamanan dalam system Native Client Google.“ ungkap Leonard.

Carl Leonard juga menambahkan, 2 dari 3 top ancaman keamanan, yakni  SQL injection, kelemahan browser, dan rogue av, berada dalam kelemahan software itu sendiri sehingga penulis malware dimungkinkan juga dapat mengetahui kelemahan Chrome OS dan mengeksploitasinya.(h_n)



    

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com


Berikan komentar comment Komentar (0 dimuat)


Paling Dicari Hari Ini


Bincang IT : Redaksi :  © 2007-2008. BERITA NET.com - SITUS BERITA INDONESIA
Links to Site
  eXTReMe Tracker