Newsletter
Voting: maret2010
Email kan kepada kawan anda
Kontak BeritaNET.com :
Naskah : redaksi AT beritanet.com
Iklan : iklan AT beritanet.com
Lowongan : karir AT beritanet.com
Kursus IT : kursus AT beritanet.com
Beli Buku : buku AT beritanet.com
Kerjasama : joint AT beritanet.com
Prakiraan Cuaca Besok
Kasperky, vendor software antivirus yang cukup populer, menyatakan pada hari Senin (09/06) lalu, telah menemukan ide untuk meng-crack enkripsi yang digunakan oleh virus ‘blackmailer’. Ide meng-crack dapat dilakukan dengan cara mengunci data pada komputer korban. Langkah tersebut dinamakan Stop the Gpcode Virus dan telah diumumkan ke publik, terutama untuk orang yang ahli mengenai kriptografi dan para peneliti. Namun, mengingat Kaspersky hanya mendapatkan sedikit informasi mengenai virus tersebut, kemudian Kaspersky mencoba meminta bantuan dari para ahli kriptografi dan peneliti untuk membongkar algoritma enkripsi RSA yang dipakai pada virus Gpcode.ak. Selain itu, Kaspersky juga membuka forum publik agar dapat digunakan untuk share informasi.
Minggu lalu, Kaspersky telah mendeteksi virus baru dari tipe Gpcode yang memegang data user sehingga user harus membayar tebusan untuk pengembalian data. Virus tersebut akan mengekripsi file user dalam harddisk dengan menggunakan algoritma RSA yang mempunyai kunci 1024 bit dan virus tersebut juga meninggalkan pesan kepada user, yakni user harus membeli dekriptor jika ingin datanya kembali dan menyediakan alamat email untuk berkomunikasi dengan attacker. Kaspersky memang telah menemukan variasi baru virus Gpcode, namun virus tipe baru tersebut jauh lebih rapat dan tidak bisa di-crack. Kaspersky merating virus baru tersebut dengan tingkat sedang.
User yang merasa komputernya telah terinfeksi dengan virus Gpcode tersebut, tidak dianjurkan untuk me-restart atau mematikan komputer. User dapat mengirim email ke kaspersky dengan informasi infeksi secara detail.(./h_n)
Gambar berikut merupakan screenshot dari komputer user yang terkena virus Gpcode :

Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com





Muka |

